Barbershop memang berarti tempat cukur rambut, tetapi Travers Premium Barbershop bukan sekadar tempat cukur biasa. Kenyamanan bagi kaum pria metroseksual menjadi tujuan utama Travers Premium Barbershop sehingga mereka selalu berusaha memberikan layanan yang berbeda.

Robi Jhonatan Ocejo, selaku pemilik Travers Premium Barbershop dalam acara pembukaan di Jakarta (4/11/2017) mengatakan bahwa menjaga penampilan atau berpenampilan good looking bukan dominasi kaum perempuan. Kini kesadaran untuk tampil enak dilihat bagi kaum pria di Jakarta telah meningkat. Oleh karena itulah Travers Premium Barbershop hadir di Kelapa Gading, Jakarta, demi memfasilitasi adanya kebutuhan tersebut. Ini outlet kedua, setelah sebelumnya berhasil membangun dan mengembangkan Travers Premium Barbershop di Pematang Siantar, Sumatera Utara.

Travers Premium Barbershop menyasar kaum urban ekonomi kelas menengah atas. Pelayanan yang tersedia di sini bukan hanya sekadar memotong atau mencukur rambut saja, tetapi juga memberikan kenyamanan selama di make over.

Di hari pembukaan Traver Premium Barbershop outlet kedua ini hadir pula dua Barber Hair Artist, Glenndy Peruge dan Enrico Soesilisa, yang memperlihatkan keterampilan. Para awak media dan blogger yang hadir dalam acara ini untuk meliput, malah mendapat kesempatan merapikan dan merasakan perawatan premium di barbershop ini. Glenndy Peruge lebih menyukai gaya potongan klasik. Menurutnya, gaya klasik selalu bisa diterima hampir di semua zaman. Meski begitu, ia tetap mendahulukan keinginan pelanggan dan mengajak pelanggan berkonsultasi gaya potongan seperti apa yang diinginkan. Ketika konsumen suka model tertentu, tetapi setelah menimbang bentuk kepala, jenis rambut, juga bentuk wajah, dan potongan yang disuka ternyata kurang pas, maka tugas barber menginformasikan dan mengarahkan agar tampilan pelanggan menjadi lebih baik.

Sementara Enrico Soesilisa berpendapat tak jauh berbeda dengan Glenndy Peruge. Menurut Enrico, ia bisa menerima keinginan konsumen, namun juga tidak ragu untuk memberikan yang terbaik. Maka berbicara memotong rambut bukan sekadar merapikan, tetapi membuat bagaiman seseorang merasa nyaman dan rasa percaya dirinya bertambah setelah memotong rambut.

Bisa dibilang Traver Premium Barbershop menawarkan konsep mengutamakan kenyamanan konsumen. Mematok biaya di kisaran 80-120 ribu, bahkan lebih, bisa jadi memang di atas harga rata-rata. Tapi melihat desain ruangan, tenaga barber, layanan dan kosmetik rambut dari luar negeri yang digunakan, termasuk peralatan, cukur, gunting, sisir, semua premium, sebanding dengan harga yang dibayarkan. Ke depannya, ruangan di lantai dua akan menjadi kafe dengan free wifi yang bisa dimanfaatkan konsumen untuk bersosialisasi dengan sesama konsumen sambil makan atau minum.

Perwakilan HIPMI Jakarta Utara yang juga hadir di acara pembukaan Travers Premium Barbershop mengatakan usaha barbershop di Jakarta masih memiliki peluang besar maka kehadiran Travers Premium Barbershop akan meningkatkan persaingan usaha.

Mau berpenampilan berbeda dan lebih keren?
Silahkan kunjungi Travers Premium Barbershop. Cek instagram Travers Premium Barbershop. (Cihuy 003/Editor Cihuy 008)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here