Tidak semua pria memiliki selera yang sama mengenai alat cukur. Ada yang memilih menggunakan alat elektrik. Ada pula yang tetap setia untuk menggunakan alat cukur manual sebagai pilihan mereka. Sehubungan dengan hal tersebut, maka dalam artikel ini akan dibahas tentang perbedaan alat cukur elektrik vs manual.

Sebelum membahas lebih lanjut, ada baiknya jika Anda mengetahui terlebih dahulu apa itu alat cukur elektrik dan apa itu alat cukur manual. Secara sederhana, alat cukur manual biasanya berbentuk seperti huruf T dan terbuat dari bahan baja ataupun plastik. Cara penggunaanya pun cukup mudah. Hanya perlu menambahkan cream atau gel pada bagian yang ingin dicukur, lalu mulailah dengan gerakan mengulang.

Sedangkan untuk alat cukur elektrik, merupakan saingan terbaru dari pedahulunya. Alat cukur ini ada yang menggunakan baterai sebagai sumber tenaga, adapula yang menggunakan listrik sebagai sumber tenaga. Tidak dipungkiri, di zaman yang serba cepat seperti ini, Anda pasti juga sangat memerlukan alat cukur yang dapat mempersingkat waktu. Dan alat cukur jenis ini adalah yang paling cocok bagi Anda yang super sibuk.

Kelebihan Penggunaan Alat Cukur Elektrik vs Manual.

  1. Alat cukur elektrik terbukti sangat aman untuk digunakan. Hal ini dikarenakan tidak adanya kontak langsung antara pisau cukur dengan kulit wajah.
  2. Waktu mencukur yang lebih singkat.
  3. Dapat menghemat biaya pembelian alat cukur dan cream atau gel pendukungnya.
  4. Alat cukur jenis ini lebih awet jika dibanding dengan pisau cukur manual.

Kelebihan Alat Cukur Manual.

  1. Dapat menghasilkan hasil cukur yang sempurna.
  2. Alat cukur manual mudah digunakan dan tidak memerlukan tenaga baterai atau listrik.
  3. Harganya cukup murah jika digunakan dalam jangka waktu pendek.
  4. Dapat digunakan dalam area kering atau basah.
  5. Tidak mengeluarkan suara bising.

Perbedaan Alat Cukur Elektik Vs Manual Dilihat Dari Kekurangannya.
Berikut ini adalah beberapa kekurangan dari penggunaan alat cukur elektrik vs manual.

Kekurangan Alat Cukur Elektrik.

  1. Setelah selesai mencukur kumis, bersihkan dengan hati-hati mata pisau cukur yang ada pada alat cukur kumis elektrik.
  2. Setiap alat cukur elektrik memiliki tingkat kebisingan yang berbeda-beda. Hal itu tergantung dari merk dan jenis alat cukur elektrik yang dipilih.
  3. Pastikan terlebih dahulu baterai pada alat cukur sudah terisi penuh sebelum digunakan agar tidak menghambat proses ketika bercukur.
  4. Tidak semua alat cukur elektrik dapat digunakan di area basah seperti kamar mandi.

Kekurangan Alat Cukur Manual.

  1. Diperlukan kehati-hatian dalam penggunaanya agar tidak menimbulkan luka pada wajah.
  2. Mata pisau harus sering diganti karena mudah tumpul.
  3. Dalam jangka panjang baaya yang dikeluarkan akan sangat mahal.
  4. Waktu mencukur yang lebih lama karena harus menggunakan cream atau gel.

Pilihlah alat cukur yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan. Jangan menggunakan alat cukur yang belum terbukti kualitas dan diragukan keamanannya. Demikian ulasan kami tentang perbedaan alat cukur elektrik vs manual. Semoga ulasan di atas dapat membantu Anda dalam menentukan alat cukur jenis apa yang sedang Anda butuhkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here