Beberapa tahun ini masyarakat mengenal air terpurifikasi atau Kangen Water. Kangen Water sudah banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Banyak yang mengira bahwa Kangen Water adalah air yang berfungsi sebagai obat. Perkiraan ini tentu tidak lepas dari promosi-promosi dan brosur tentang Kangen Water maupun alat purifikasi air yang beredar di masyarakat.

Salah satu jenis Kangen Water yang banyak dikonsumsi adalah air alkali. Air alkali ini diklaim bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Padahal, air alkali sangat berbahaya bagi penderita maag. Air alkali akan merangsang produksi asam lambung yang berlebih sehingga menyebabkan penyakit maag bertambah parah. (blogdokter.net)

Kangen Water disebut sebagai medical device atau air yang bisa menyembuhkan penyakit. Padahal, Kangen Water hanyalah produk air bersih yang dihasilkan oleh alat purifikasi (alat pembersih air). Alat purifikasi ini, berdasar brosur yang beredar, diklaim oleh PT. EI sebagai alat atau produk kesehatan. Alat purifikasi air produksi PT. EI beredar luas. Alat ini pun tidak perlu izin edar sebagai alat kesehatan. Hal inilah yang membuat Kementerian Kesehatan perlu melakukan pemeriksaan terhadap alat purifikasi air yang diproduksi oleh PT. EI.

Setelah melakukan pemeriksaan pada tanggal 10 November 2017, Kementerian Kesehatan langsung melakukan tindakan cepat dan tegas. Kemenkes mengeluarkan beberapa instruksi kepada PT. EI.

  1. Menarik semua brosur terkait informasi yang mengklaim produk mesin Kangen Water yang “telah diakui negara” (Kementerian Kesehatan RI);
  2. Menarik semua brosur yang terkait informasi yang mengklaim bahwa produk mesin Kangen Water sebagai medical device;
  3. Tidak boleh mengklaim bahwa produk mesin ionisasi (water electrolysis) sebagai produk yang dapat “menyehatkan dan/atau menyembuhkan”;
  4. Kemenkes juga mengimbau PT. EI agar menindaklanjuti hasil pemeriksaan dalam waktu 7 (tujuh) hari.

Langkah yang ditempuh Kementerian Kesehatan adalah salah satu upaya menangkal informasi hoax di masyarakat. Dengan begitu, masyarakat akan benar-benar mendapat informasi kesehatan yang valid demi meningkatkan kesehatan bersama. Berbagai iklan maupun promosi yang menggiurkan kadang membuat beberapa orang tergiur mencoba tanpa mengetahui lebih jauh kebenaran iklan tersebut. Padahal, selama belum ada bukti ilmiah tentang khasiatnya, Kangen Water belum bisa disebut sebagai obat.

“Agar masyarakat tetap tenang dan berhati-hati terhadap tawaran-tawaran yang belum dapat dipahami. Publik sesungguhnya bisa memantau suatu produk kesehatan melalui web resmi pemerintah infoalkes.kemkes.go.id,” imbau Oscar Primadi, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat.

Kementerian Kesehatan juga telah mengeluarkan surat kepada distributor alat purifikasi air. Surat ini berisi pernyataan bahwa alat purifikasi air belum termasuk alat kesehatan karena tidak ada bukti ilmiah. Oleh karena itu, pihak distributor alat purifikasi air tidak boleh mengklaim produknya sebagai alat kesehatan. Sebuah produk bisa dikategorikan sebagai alat kesehatan jika manfaatnya sudah bisa dibuktikan secara ilmiah.

Sementara, menurut salah satu distributor PT. EI, Dikki Satia, produsen tidak pernah mengklaim jika produk Kangen Water dapat menyembuhkan penyakit. Brosur yang beredar di publik yang menyatakan Kangen Water bisa menyembuhkan penyakit merupakan bukan brosur resmi PT. EI, melainkan brosur dari salah satu agen penjual. Karena ketidaktahuan agen itulah, brosur itu bisa menimbulkan kesalahpahaman tentang klaim Kangen Water yang bisa menyembuhkan penyakit.

Jadi, Kangen Water sama sekali bukanlah obat. Alat purifikasi air pun bukan termasuk alat kesehatan. Kangen Water hanyalah air putih yang fungsinya seperti air yang diminum sehari-hari. Semoga masyarakat lebih bijak memilih mana yang benar-benar alat kesehatan dan mana yang bukan alat kesehatan, serta mana yang benar-benar obat dan yang bukan obat.

 

Sumber: sehatnegeriku.kemkes.go.id, tirto.id

Gambar: uzone.id, blogdokter.net

7 COMMENTS

  1. Waah..ternyata selama ini hoax ya bahwa kangen water itu salah satu air yg dapat menyembuhkan.Sayang sekali masyarakat banyak yg terlanjur percaya dengan informasi mereka. Semoga dgn berita resmi dari kemenkes ini pihak kangen water dapat mengikuti apa yg sudah diintruksikan.

  2. Saat ini usaha susah, kebutuhan banyak. Bisnis mau maju apapun caranya ditebak aja. Nah para konsumen nih yang harus pintar menilai. Cek ricek dan jangan malas baca.
    Jangan sampai karena ketidaktahuan tapi ikut menyebar berita yang belum tentu kebenarannya
    Sekali lagi baca dan jadilah konsumen pintar ya 🙂

  3. Masyarakat kita masih menyukai hal2 berbau instan. Jadi apapun itu, klo dipercaya bisa memberikan ‘reaksi positif’ secara instan, pasti akan berlomba2 deh yang membeli dan mengkonsumsi

    Semoga kita semua lebih bijak menjadi konsumen ya

  4. untungnya saya ga pernah ikutan trend, jadi sewaktu “air sehat” ini menjadi trend saya sama sekali tidak tertarik mencoba, benar ya pepatah budayakan membaca dan browsing sebelum mencoba sesuatu 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here